Menikahi Wanita Merdeka

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Sallam bin Sawwar berkata, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Sulaim dari Adl Dlahhak bin Muzahim ia berkata; aku mendengar Anas bin Malik berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa ingin berjumpa dengan Allah dalam keadaan suci lagi disucikan maka nikahlah dengan wanita-wanita merdeka.”
HR. Ibnu Majah

Orang Yang Mati Dijalan Allah Akan Terus Hidup

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Mundzir Al Hizami, telah menceritakan kepada kami Musa bin Ibrahim Al Harami Al Anshari, aku mendengar Thalhah bin Khirasy, aku mendengar dari Jabir bin Abdullah, ia berkata; ketika Abdullah bin Amru bin Haram terbunuh pada perang Uhud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Jabir!, Maukah engkau aku beritahu tentang apa yang dikatakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada ayahmu?” Aku katakan: “Tentu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah berbicara kepada seorang pun kecuali dari balik hijab, tetapi Allah Subhanahu Wa Ta’ala berbicara kepada Ayahmu berhadap-hadapan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: ‘Wahai hambaku, mintalah sesuatu dari-Ku, niscaya Aku memberikannya kepadamu, ‘ ia berkata; ‘Wahai Tuhan! Hidupkanlah aku kembali, hingga aku terbunuh kembali demi untuk-Mu yang kedua kalinya.’ Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, ‘Hal itu telah berlalu dari-Ku, sesungguhnya mereka tidak dikembalikan.” la berkata wahai Tuhan! Sampaikanlah kepada orang-orang setelahku, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menurunkana ayat: ” Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati. “
HR. Ibnu Majah

Lerangan Menjual Budak Yang Bersaudara

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya berkata, telah menceritakan kepada kami Affan dari Hammad berkata, telah memberitakan kepada kami Al Hajjaj dari Al Hakam dari Maimun bin Abu Syabib dari Ali ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberiku hadiah dua budak bersaudara. Kemudian aku menjual seorang dari keduanya. Beliau lantas bertanya: “Apa yang sedang dilakukan oleh kedua budak itu?” Aku menjawab, “Aku telah menjual salah seorang dari keduanya.” Beliau bersabda: “Kembalikanlah.”
HR. Ibnu Majah

Mantra Kreatif Ahli Kubur

.
Quburiyyun itu bener2 super kreatif, mereka launching do’a (alias mantra) yg isinya mengajarkan kesyirikan. Laa hawlaa walaa quwwata illaa billaah
.
.
‘Doa Fulus’ (dalam teks kitab quburiyyun)
.
.
.*Yaa robbana yaa quddus*
*Sahhil lanaa bil fulus*
*Kertas ijo yang alus-alus*
*Bibarkati habib husein al aydrus*
.
.
Allahul musta’an
.
Jelas ini suatu kesyirikan yang nyata
.
Ketahuilah, Allah Tidak Butuh Perantara, Karena Itu Adalah Syirik !!
.
.
Tidak ada kuburan keramat yg dapat mengqabulkan hajat, karena itu adalah perbuatan SYIRIK !!
.
.
Dalam berdoa kepada Allah, kita tidak perlu melalui perantara, karena hal itu termasuk perbuatan syirik. Allah Ta’ala berfirman yg artinya, “Dan mereka (kaum musyrikin) beribadah kepada selain Allah sesuatu yang tidak sanggup mendatangkan mudharat dan manfaat untuk mereka. Dan mereka beralasan, ‘Mereka itu adalah pemberi syafaat bagi kami di sisi Allah’” (QS. Yunus : 18).
.
AllahTa’ala juga berfirman yang artinya, “Dan orang-orang yang menjadikan selain Allah sebagai penolong mengatakan, ‘Sesungguhnya kami tidak menyembah mereka, melainkan hanya supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya’ ” (QS. Az-Zumar : 3)
.
Dalam dua ayat ini Allah menjelaskan kepada kita tentang alasan yg diajukan oleh kaum musyrikin untuk mendukung kesyirikan mereka. Mereka berkata bahwa mereka memiliki niat yg baik. Mereka hanya ingin menjadikan orang-orang shalih yg sudah meninggal sebagai perantara doa mereka kepada Allah. Mereka menganggap bahwa diri mereka penuh dengan dosa, sehingga tidak pantas untuk langsung berdoa kepada Allah. Sedangkan orang2 shalih memiliki keutamaan di sisi Allah. Mereka ingin agar semakin dekat dengan Allah dengan perantaraan orang2 shalih itu, ini adalah suatu kesalahan besar karena ini adalah suatu perbuatan syirik
.
Tidak ada yang mencela niat baik ini. Akan tetapi, lihatlah cara yg mereka tempuh. Mereka menjadikan kuburan sebagai perantara doa doa mereka. Ini adalah PERBUATAN SYIRIK !!
.
.
Allahu yahdik
.
.

Jangan Banyak Bertanya Yang Tidak Berfaedah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Biarkanlah apa yang telah aku tinggalkan untuk kalian, sesungguhnya orang-orang sebelum kalian binasa karena banyaknya pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para Nabi mereka. Apa yang aku larang untuk kalian maka tinggalkanlah, dan apa yang aku perintahkan maka lakukanlah semampu kalian.”
(HR. Ahmad)

Konten Islami Lainnnya:

– Parno Karena Batuk Corona
– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah
– Komik Islami Muslimah Memanah Dan Tahajud
– Komik Islami Nasehat Dan Renungan
– Sejarah Masuknya Islam Ke Indonesia Yang Sebenarnya

– Perlunya Kerjasama Dalam Rumah Tangga
– Baju Koko Vs Jersey – Komik Islami
– Dunia Hanya Sementara
– Komik Islami Bahasa Inggris
– Komik Islami Tarawih Surat Pendek

– Kisah Pendek Khutbah Jum’at
– Menunggu Punahnya Corona
– Komik Pendek Islami
– Jangan Pernah Menunda Ibadah
– Komik Islami Hitam Putih

Selamat Membaca.. Bantu Kami Dengan Donasi.. Dengan Kontak Businessfwj@gmail.com

Akhir Tragis Kematian Paman Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam

Akhir Tragis Kematian Paman Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam..
“Ketika Abu Thalib mendekati ajalnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk menemuinya dan di dekatnya ada Abu Jahal dan Abdullah bin Abu Umayyah. Lalu beliau bersabda: “Wahai pamanku, ucapkanlah ‘Laa Ilaaha Illallah (tidak ada sesembahan yang berhak di sembah selain Allah) ‘ yang dengannya aku akan berhujah untuk membelamu di sisi Allah -Azza wa Jalla-.” Maka Abu Jahal dan Abdullah bin Umayyah berkata kepadanya; “Wahai Abu Thalib, Apakah kamu benci dengan agama Abdul Muthalib?”
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya: “Sungguh akan aku akan mintakan ampunan untukmu selama aku tidak dilarang.” Lalu turunlah ayat, “Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.” (Qs. At Taubah; 113).
(HR. Bukhari)

Benarkah Lailatul Qadar Ada Pada Tanggal 23 ?

Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Abu Al Ahwash berkata; telah mengabarkan kepada kami Simak dari Ikrimah berkata,
Ibnu Abbas berkata; “Ibnu ‘Abbas berkata; aku didatangi ketika aku sedang tidur pada malam ramadhan, kemudian di sampaikan kepadaku;
bahwa malam ini adalah malam lailatul qadar, maka aku pun bangun dengan rasa kantuk yang masih menyelimuti. Aku bergelayutan kepada tali tenda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. dan ternyata beliau sedang melakukan shalat. kemudian aku perhatikan malam itu, dan ternyata malam itu adalah tanggal dua puluh tiga.
HR. Ahmad

Membatalkan Puasa Ketika Sudah 1 Syawal

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Husyaim dari Abu Bisyr dari Abu Umair bin Anas bin Malik ia berkata; telah menceritakan kepadaku paman-pamanku dari kalangan Anshar -mereka adalah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam- mereka berkata, “Kami tidak dapat melihat hilal bulan Syawal, maka pada pagi harinya kami masih berpuasa, lalu datanglah kafilah di penghujung siang, mereka bersaksi di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa kemarin mereka melihat hilal. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun memerintahkan mereka berbuka, dan keluar untuk merayakan hari rayanya pada hari esok. ”
HR. Ibnu Majah
Design a site like this with WordPress.com
Get started