Pengetahuan Tentang Puasa

Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Abdurrahman bin Harmalah Al Aslam dari Sa’id bin Musayyab, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”
– Hadits Malik
√√ Nasehat Islam √√
Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Abdullah bin Abdurrahman bin Ma’mar Al Anshari dari Abu Yunus mantan budak Aisyah, dari Aisyah, bahwa ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, laki-laki itu berdiri di depan pintu dan aku mendengarkannya, “Wahai Rasulullah, pagi tadi aku junub dan aku berniat untuk berpuasa.
” Beliau bersabda: “Jika aku dalam keadaan junub pada pagi hari, namun aku berniat untuk berpuasa, maka aku mandi dan berpuasa.”


Orang tersebut berkata, “Anda tidak seperti kami, Allah telah mengampuni dosa-dosa anda yang telah lalu dan akan datang! ”
Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam marah dan bersabda: “Demi Allah, aku berharap menjadi orang yang paling takut di antara kalian pada Allah dan orang yang paling tahu di antara kalian dengan apa yang aku perbuat! “
• Hadits Malik
√√ Pengetahuan Tentang Puasa 

Cinta Dunia Dan Takut Mati

Rasulullah Sudah memprediksi kan jauh di abad yang lalu.
Dan ternyata benar contoh kasusnya adalah sekarang, Kota Suci No. 3 umat Islam Yerusalem Atau Baitul Maqdis . Palestina. Yang dikuasai oleh Yahudi Israel. Kita tidak mampu berbuat apa padahal jumlah umat Islam di dunia cukup besar. Karena sebagian besar kita terserang penyakit Al Wahn. Yaitu Cinta Dunia Dan Takut Mati (Jihad)
Cinta Dunia Dan Takut Mati
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?” beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut kepada kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian Al wahn.” Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”
(HR. Abu Daud)

Pindah Kiblat Dari Baitul Maqdis Ke Baitullah

Pindah Kiblat Dari Baitul Maqdis Ke Baitullah
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah telah menceritakan kepada kami Abu al-Ahwash dari Abu Ishaq dari al-Bara’ bin ‘Azib dia berkata,
“Aku shalat bersama Nabi Shallallahu’alaihiwasallam menghadap Baitul Maqdis selama enam belas bulan hingga turun ayat tersebut yang ada dalam surat al-Baqarah, “Dan di mana pun kamu berada maka palingkanlah wajah-wajahmu ke arahnya.” (QS.Albaqarah 124),
ayat tersebut turun setelah Nabi Shallallahu’alaihiwasallam shalat, lalu seorang laki-laki dari suatu kaum bertolak pergi, lalu dia berjalan bersama beberapa manusia dari kalangan Anshar, dan mereka shalat, lalu beliau menceritakannya kepada mereka, maka mereka menghadapkan wajah-wajah mereka ke Baitullah.”
HR. Muslim

Doa Untuk Orang Yang Meninggal

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami Mua’wiyah bin Amru telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq Al Fazari dari Khalid Al Hadzdza` dari Abu Qilabah dari Qabishah bin Dzu`aib dari Ummu Salamah ia berkata; Ketika Abu Salamah meninggal,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam datang ke rumah kami untuk menjenguk jenazahnya.
 Saat itu, mata Abu Salamah tengah terbeliak, maka beliau pun menutupnya. Kemudian beliau bersabda: “Apabila ruh telah dicabut, maka penglihatan akan mengikutinya dan keluarganya pun meratap hiteris.
Dan janganlah sekali-kali mendo’akan atas diri kalian kecuali kebaikan, sebab ketika itu malaikat akan mengaminkan apa yang kalian ucapkan.” Setelah itu, beliau berdo’a: “ALLAHUMMAGHFIR LIABI SALAMAH WARFA’ DARAJATAHU FIL MAHDIYYIIN WAKHLUFHU FI ‘AQIBIHI FIL GHAABIRIIN, WAGHFIR LANAA WALAHU YAA RABBAL ‘ALAMIIN, WAFSAH LAHU FII QABRIHI WA NAWWIR LAHU FIIHI (Ya Allah, ampunilah Abu Salamah, tinggikan derajatnya di kalangan orang-orang yang terpimpin dengan petunjuk-Mu dan gantilah ia bagi keluarganya yang ditinggalkannya. Ampunilah kami dan ampunilah dia. Wahai Rabb semesta alam. Lapangkanlah kuburnya dan terangilah dia di dalam kuburnya).”
Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Musa Al Qaththan Al Wasithi telah menceritakan kepada kami Al Mutsanna bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Al Hasan telah menceritakan kepada kami Khalid Al Hadzdza` dengan Isnad ini dan serupa dengannya. Hanya saja, ia mengatakan; “Dan gantikanlah ia bagi keluarganya.” Ia juga mengatakan; “Ya Allah, lapangkanlah kuburannya.” Dan ia tidak mengatakan; “IFSAH LAHU (lapangkanlah baginya).” Dan ia menambahkan lagi; Khalid Al Hadzdza` berkata; “Dan do’a lain yang ketujuh saya lupa.”
HR. Muslim

30 Tahun Khilafah Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Mani’ telah menceritakan kepada kami Suraij bin An Nu ‘man telah menceritakan kepada kami Hasyraj bin Nubatah dari Sa’id bin Jumhan berkata: telah menceritakan kepadaku Safinah berkata:
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Khilafah di ummatku selama tigapuluh tahun kemudian setelah itu kerajaan.” Setelah itu Safinah berkata kepadaku: Peganglah, khilafah Abu Bakar, khilafah Umar, khilafah ‘Utsman, kemudian Safinah berkata padaku: Peganglah khilafah ‘Ali. Berkata Sa’id: Ternyata kami menemukan (lamanya waktu khilafah) selama tigapuluh tahun. 
Berkata Sa’id: Lalu aku berkata padanya: Bani ‘Umaiyah mengklaim, khilafah berlaku ditengah-tengah mereka. ia berkata: Bani Zarqa` berdusta, tapi mereka adalah kerajaan, termasuk kerajaan-kerajaan terburuk. Berkata Abu Isa: dalam hal ini ada hadits serupa dari Umar dan ‘Ali keduanya berkata: nabi Shallallahu ‘alaihi wa Salam tidak mewasiatkan apa pun dalam kekhilafahan. Hadits ini hasan dan diriwayatkan bukan hahya oleh seorang perawi dari Sa’id bin Jumhan dan kami hanya mengetahuinya dari Sa’id bin Jumhan.
HR. Tirmidzi

Akhlak Agama Islam Adalah Malu

Jika kamu sudah tidak punya malu, mungkin kamu iman kamu patut dipertanyakan.
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Salamah bin Shafwan bin Salamah Az Zuraqi dari Zaid bin Thalhah bin Rukanah dia memarfu’kan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, dia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah malu.”
√ Hadits Riwayat Malik

Wanita Yang Sholat Subuh Bersama Rasulullah

telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus bahwa Ibnu Syihab mengabarkan kepadanya, dia berkata; telah menceritakan kepadaku ‘Urwah biun Zubair, bahwa ‘Aisyah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata;
“Dahulu para wanita mukminat menghadiri shalat fajar (subuh) bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan mengerudungi kepala dengan kain, kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing, mereka tidak dikenal karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendirikan shalat subuh ketika keadaan masih pagi buta.”
HR. Muslim

3 Penunggang Kuda

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Musa Al Anshari berkata, telah menceritakan kepada kami Ma’n berkata, telah menceritakan kepada kami Malik dari ‘Abdurrahman bin Harmalah dari Amru bin Syu’aib dari
Bapaknya dari Kakeknya bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Satu penunggang kuda adalah setan, dua penunggang kuda adalah setan dan tiga orang adalah rombongan.”
Abu Isa berkata, “Hadits Ibnu Umar ini derajatnya hasan shahih, kami tidak mengetahui hadits ini kecuali dari jalur ini, yaitu dari hadits Ashim. Dan dia adalah Ibnu Muhammad bin Zaid bin Abdullah bin Umar.
Muhammad berkata; ia adalah seorang yang tsiqah (dapat dipercaya) dan jujur, sementara Ashim bin Umar Al Umari yang seorang yang lemah dalam hadits, aku tidak pernah meriwayatkan sesuatu pun darinya. Dan hadits Abdullah bin Amru derajatnya hasan.”
HR. Tirmidzi

9 Hadits Terbaik Pilihan

9 Hadits Terbaik Pilihan • Nasehat Islam
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Pada hari jum’at para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid, mereka menulis orang yang datang lebih awal secara berurutan. Maka permisalan orang yang lebih awal datang ke masjid adalah seperti seorang yang bersedekah dengan seekor unta, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor sapi, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor kambing, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan seekor ayam, kemudian seperti seorang yang bersedekah dengan sebutir telur, maka apabila imam telah keluar dan duduk di atas mimbar mereka menutup buku catatan mereka, lalu mereka duduk dan mendengarkan khutbah.”
(HR. Ahmad)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berhadats saat shalat hendaklah ia pergi wudlu, kemudian shalatlah kembali.” Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga bersabda: “Janganlah kalian menggauli para wanita pada dubur-dubur mereka, sesungguhnya Allah subhanallahu wa ta’ala tidak pernah malu atas sebuah kebenaran.”
(HR. Darimi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa bersedekah dari usaha yang baik, dan Allah tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya dia telah meletakkannya di telapak tangan Yang Maha Pengasih. Allah akan memeliharanya sebagaimana salah seorang dari kalian memelihara anak kudanya atau anak untanya, hingga (sedekah itu) menjadi seperti gunung.”
(HR. Malik)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku: “Hendaknya kamu selalu mengucapkan Subhanallah wal hamdulillah wa laailaaha illallah wallahu akbar (Maha suci Allah, dan segala pujian bagi Allah, dan tidak ada ilah kecuali Allah dan Allah Maha besar), maka kalimat tersebut akan menggugurkan kesalahan-kesalahan sebagaimana pohon menjatuhkan dedaunannya.”
(HR. Ibnu Majah)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ” Seluruh dosa semoga Allah mengampuninya kecuali seorang laki-laki membunuh seorang mukmin secara sengaja, atau serang laki-laki yang meninggal sebagai orang kafir. 
(HR. Nasa’i)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian bermimpi yang ia sukai, sebenarnya mimpi tersebut berasal dari Allah, maka hendaklah ia memuji Allah karenanya dan ceritakanlah, adapun jika ia bermimpi selainnya yang tidak disukai, maka itu berasal dari setan, maka hendaklah ia meminta perlindungan dari keburukannya, dan jangan menceritakannya kepada orang lain, sehingga tidak membahayakannya.”
(HR. Bukhari)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa membuat gambar (bernyawa), maka karenanya Allah akan menyiksanya pada hari kiamat hingga ia mampu meniupkan ruh ke dalam gambar tersebut, padahal ia tidak akan mampu. Barangsiapa berpura-pura bermimpi, maka akan dibebankan kepadanya untuk mengikat biji gandum. Dan barangsiapa mencuri dengar pembicaraan suatau kaum yang mereka tidak suka jika didengar, maka pada hari kiamat telinganya akan disiram dengan timah panas.”
(HR. Abu Daud)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda : “Bertakwalah kamu kepada Allah dimana saja kamu berada dan ikutilah setiap keburukan dengan kebaikan yang dapat menghapuskannya, serta pergauilah manusia dengan akhlak yang baik.” 
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, aku hanyalah Muhammad, seorang manusia yang bisa marah sebagaimana manusia yang lain. Sesungguhnya aku telah membuat perjanjian dengan-Mu yang Engkau tidak akan menyelisihinya. Maka mukmin mana saja yang pernah aku sakiti, atau aku cela, atau aku cambuk, hendaklah hal itu Engkau gantikan untuknya sebagai penghapus dosa dan pengorbanan yang dengannya mereka bisa mendekatkan diri kepada-Mu pada hari kiamat kelak.”
(HR. Muslim)
Design a site like this with WordPress.com
Get started