Hukum Mendengarkan Musik Saat Puasa

Yang dimaksud kata ‘az zuur’ adalah setiap kalimat yang memalingkan yang benar kepada kebatilan. Termasuk dalam kata az zuur adalah segala kalimat yang diharamkan seperti dusta, mencela, ghibah, namimah (mengadu domba) dan persaksian palsu.
.
Sedangkan yang dimaksud ‘mengamalkan az zuur’ adalah mengamalkan segala sesuatu yang diharamkan di dalamnya ada permusuhan yang timbul dari sikap zholim, khianat, penipuan, mengambil harta orang lain tidak lewat jalan yang benar, dan menyakiti manusia. Termasuk pula dalam hal ini yaitu melihat dan mendengar sesuatu yang haram seperti mendengar musik dan alat musik.
.
Adapun yang dimaksud ‘al jahl’ adalah perbuatan bodoh yang merupakan lawan dari ar rusyd (benar dalam perkataan dan amalan). Lihat Minhatul ‘Allam, 5: 38 karya Syaikh ‘Abdullah bin Sholih Al Fauzan hafizhohullah.

Semoga bermanfaat 
_____

Inilah Hukum Membatalkan Puasa Dengan Sengaja

Coba perhatikan peringatan bagi orang yang sengaja membatalkan puasa ini.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Abu Umamah menuturkan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Keduanya berkata, ”Naiklah”. Lalu kukatakan, ”Sesungguhnya aku tidak mampu.” Kemudian keduanya berkata, ”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu  aku bertanya, ”Suara apa itu?” Mereka menjawab, ”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka”.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah. Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya, ”Siapakah mereka itu?”
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,
”Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum tiba waktunya.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 7: 263, Al Hakim 1: 595 dalam mustadroknya. Adz Dzahabi mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Muslim namun tidak dikeluarkan olehnya. Penulis kitab Shifat Shaum Nabi (hal. 25) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Lihatlah siksaan bagi orang yang membatalkan puasa dengan sengaja dalam hadis di atas, maka bagaimana lagi dengan orang yang enggan berpuasa sejak awal Ramadhan dan tidak pernah berpuasa sama sekali?!
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Astaghfirullah, ngeri ya..

Inilah 3 Bekal Untuk Dakwah Amar Makruf Nahi Mungkar

Ilmu haruslah ada sebelum amar ma’ruf nahi mungkar (di awal). Lemah lembut harus ada ketika ingin beramar ma’ruf nahi mungkar (di tengah-tengah). Sikap sabar harus ada sesudah beramar ma’ruf nahi mungkar (di akhir).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pertama, bekal ilmu di awal. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz mengatakan, “Barangsiapa yang beribadah pada Allah tanpa ilmu, maka ia akan membuat banyak kerusakan dibanding mendatangkan banyak kebaikan”. Begitu pula  Mu’adz bin Jabal pernah mengatakan, ”Ilmu adalah pemimpin amalan. Sedangkan amalan itu berada di belakang ilmu.”
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kedua, lemah lembut di tengah-tengah amar ma’ruf nahi mungkar. Dalam amar ma’ruf nahi mungkar hendaklah ada sikap lemah lembut, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jika lemah lembut itu ada dalam sesuatu, maka ia akan senantiasa menghiasinya. Jika kelembutan itu hilang, maka pastilah hanya akan mendatangkan kejelekan.” (HR. Muslim no. 2594).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ketiga, bersabar di akhir. Setelah melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, haruslah ada sikap sabar terhadap setiap gangguan. Syaikhul Islam mengatakan, “Setiap orang yang ingin melakukan amar ma’ruf nahi mungkar pastilah mendapat rintangan. Oleh karena itu, jika seseorang tidak bersabar, maka hanya akan membawa dampak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan”. (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15-18, Mawqi’ Al Islam).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ingat tiga bekal di atas ya saat hendak beramar ma’ruf nahi mungkar. Semoga bermanfaat 🙂

Doa Berlindung Dari 4 Perkara Pada Tasyahud Akhir

Ada doa yang disunnahkan dibaca setelah membaca tasyahud akhir sebelum salam.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bertasyahud, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan mengucapkan:
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN ‘ADZAABI JAHANNAM, WA MIN ‘ADZABIL QOBRI, WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT, WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAAL
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR. Muslim, no. 588).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Penjelasan:
1. Seorang hamba yang beriman hendaklah meminta perlindungan pada Allah dari Jahannam.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2. Siksa dan nikmat kubur benar adanya. Hal ini didukung dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijmak.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
3. Yang dimaksud berlindung dari fitnah ketika hidup adalah tergoda dengan dunia, syahwatnya, kebodohan di dalamnya, yang paling besar adalah godaan saat akan meninggal dunia. Sedangkan fitnah mati adalah ujian setelah kematian. Ada juga ulama yang menerangkan bahwa fitnah hidup adalah cobaan ketika hidup dan hilangnya kesabaran, sedangkan fitnah mati adalah pertanyaan di alam kubur. Inilah penjelasan hadis no. 983 dari Sunan Abi Daud dalam ‘Aun Al-Ma’bud.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
4. Al-Masih Ad-Dajjal adalah musibah besar yang ada di akhir zaman sehingga seorang muslim wajib meminta perlindungan pada Allah darinya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jangan lupa diamalkan ya 🙂

Dikabulkannya Doa Saat Ramadhan

Mengenai ayat dalam gambar di atas, Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan bahwa masalah ini disebutkan di sela-sela penyebutan hukum puasa. Ini menunjukkan mengenai anjuran memperbanyak doa ketika bulan itu sempurna, bahkan diperintahkan memperbanyak doa tersebut di setiap kali berbuka puasa. (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 2: 66).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pernyataan yang dikatakan oleh Ibnu Katsir menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah salah waktu terkabulnya doa. Namun doa itu mudah dikabulkan jika seseorang punya keimanan yang benar.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ibnu Taimiyah berkata, “Terkabulnya doa itu dikarenakan benarnya i’tiqod, kesempurnaan ketaatan karena di akhir ayat disebutkan, ‘dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran’.” (Majmu’ah Al Fatawa, 14: 33-34).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Perihal Ramadhan adalah bulan doa dikuatkan lagi dengan hadis dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa, akan dikabulkan.” (HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid, 10: 14 mengatakan bahwa perowinya tsiqoh -terpercaya-. Lihat Jami’ul Ahadits, 9: 224).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jadi, perbanyak doa di bulan Ramadhan ini, pasti Allah akan kabulkan, jangan khawatir.

Janganlah Merasa Diri Lebih Baik Dari Orang Lain

Ini yang dialami oleh kita-kita tatkala sudah lama belajar agama. Merasa diri sudah lebih baik dari orang lain dan lebih paham dari yang lain, padahal kekurangan kita teramat banyak. Ilmu yang telah kita pelajari pun sedikit yang diamalkan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Janganlah engkau mengatakan dirimu suci, atau dirimu lebih baik. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah menyatakan diri kalian suci. Sesungguhnya Allah yang lebih tahu manakah yang baik di antara kalian.” (HR. Muslim no. 2142).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jika kita tahu bahayanya menganggap diri lebih baik, maka coba lihatlah pada kekurangan kita dalam ketaatan, lalu lihat para orang yang menyatakan kita baik. Maka kalau seandainya mereka tahu kekurangan kita, pasti mereka pun akan menjauh.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jika kita mulai merasa lebih baik dari seseorang, saat orang tersebut melakukan kesalahan, ingatlah keadaan kita dulu sebelum mengenal ilmu, tengoklah amalan-amalan kita sejak dulu!
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Apakah keluarga kita, kerabat kita, lingkungan kita mendapatkan manfaat dari ilmu kita?!
Apakah sedekah kita jauh lebih banyak dibanding orang yang kita salahkan?!
Apakah dengan membicarakan keburukan orang, hati kita akan lega?!
Apakah setelah mengumbar kekurangan orang, pikiran kita lebih tenang?!
Apakah dengan menunjukkan aib orang, diri kita terlihat lebih baik darinya?!
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Harusnya, prinsip yang harus dipegang adalah jangan selalu merasa diri sudah baik, namun berusaha terus untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Inilah Doa Dianugerahi Akhlak Mulia

Lihatlah doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam supaya dianugerahi akhlak yang mulia,
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
اللَّهُمَّ اهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Allahummahdinii li ahsanil akhlaaqi laa yahdi li-ahsanihaa illa anta, washrif ‘anni sayyi-ahaa, laa yashrif ‘anni sayyi-ahaa illa anta.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Artinya: “Ya Allah, tunjukilah padaku akhlak yang baik, tidak ada yang dapat menunjukinya kecuali Engkau. Dan palingkanlah kejelekan akhlak dariku, tidak ada yang memalingkannya kecuali Engkau.” (HR. Muslim no. 771, dari ‘Ali bin Abi Tholib).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Yuk amalkan doa ini, semoga kita dianugerahi akhlak yang baik, Aamiin..
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.

Inilah Bukti Adanya Dajjal

Dari Anas, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang Nabi pun diutus selain telah memperingatkan kaumnya terhadap yang buta sebelah lagi pendusta. Ketahuilah bahwasanya Dajjal itu buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidak buta sebelah. Tertulis di antara kedua matanya “KAAFIR”.” (HR. Bukhari no. 7131).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Berita tentang Dajjal ini diriwayatkan dalam riwayat yang amat banyak, sampai derajat mutawatir. Hadis-hadis yang membicarakan tentang Dajjal pun berasal dari kitab Shahih Bukhari dan Muslim. Oleh karena itu, orang yang meragukan tentang hal ini, dialah yang sungguh aneh.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Demikian pembahasan awal dari serial munculnya Dajjal. Insya Allah bahasan ini masih akan dilanjutkan pada posting berikutnya. Semoga Allah mudahkan.

Waspada Bahayanya Pekerjaan Yang Haram

Lihatlah begitu bahayanya dampak dari pekerjaan yang tidak halal, apalagi pekerjaan tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari, sehingga hal tersebut akan memengaruhi doa, kesehatan, dan amalan kebaikan, serta mendapatkan siksaan di akhirat karena daging yang berasal dari sesuatu yang haram.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Iih ngeri..
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga Allah mencukupkan diri kita dengan yang halal dan dijauhkan dari yang haram. “
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
اللَّهُمَّ اكْفِنِى بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِى بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak”
[Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu]. (HR. Tirmidzi no. 3563).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Aamiin..

Inilah Doa Memperbaiki Keturunan

Hendaknya kita panjatkan doa pada Allah agar anak dan keturunan kita menjadi saleh dan baik. Mintalah pada-Nya agar keturunan kita senantiasa mendapat berkah, juga selamat dari berbagai bahaya dan kejelekan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga doa di atas dapat diamalkan dan Allah karuniakan kita keturunan yang saleh/salehah. Aamiin.

Design a site like this with WordPress.com
Get started