Jika imam telah memulai khotbah, maka hendaklah jemaah diam dan mendengarkan khotbah tersebut. Hendaklah mereka tidak ngobrol saat khotbah dan menjauhi perbuatan yang sia-sia. Hadis ini menunjukkan peringatan keras bagi orang yang bermain-main dengan tongkat saat khotbah. Perbuatan seperti ini disebut tercela dan sia-sia karena melalaikan dari mendengar khotbah Jumat.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jika bermain-main dengan tongkat saja dianggap perbuatan yang sia-sia, bagaimana lagi dengan kegiatan lainnya saat khotbah yang lebih membuat lalai dari mendengar khutbah Jumat?!.
Tentu saja perbuatan itu lebih terlarang. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berbicara pada saat imam khotbah Jumat, maka ia seperti keledai yang memikul lembaran-lembaran (artinya, ibadahnya sia-sia, tidak ada manfaat). Siapa yang diperintahkan untuk diam (lalu tidak diam), maka tidak ada Jumat baginya (ibadah Jumatnya tidak ada nilainya).” (HR. Ahmad 1/230).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Siapa yang melihat orang lain berbicara saat imam berkhotbah maka hendaklah ia perintahkan saudaranya tersebut untuk diam. Cukup ia gunakan isyarat, tanpa berbicara ketika memperingatkan. Begitu pula ketika ada yang memberi salam saat imam khotbah, maka tidak perlu dibalas. Hal yang sama ketika ada yang mengajak salaman saat imam khotbah, maka tidak perlu ditanggapi. Di antara dua khotbah atau setelah selesai shalat, ia bisa jelaskan pada saudaranya tadi kenapa sampai ia tidak membalas ucapan salam atau menanggapi salamannya. Ia bisa jelaskan bahwa tatkala imam khotbah amat bahaya melakukan hal-hal tadi.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
Inilah Tanda Amalan Puasa Ramadhan Diterima
Faedah yang dapat kita petik dari perkataan Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah dalam gambar di atas bahwa siapa yang melakukan kebaikan lantas diikuti dengan kebaikan selanjutnya, maka itu tanda amalan kebaikan yang pertama diterima. Sedangkan yang melakukan kebaikan lantas setelahnya malah ada kejelekan, maka itu tanda tertolaknya kebaikan tersebut dan tidak diterima amalnya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Atau perkataan lainnya yang diutarakan oleh Ibnu Katsir ketika membahas tafsir surah Al-Lail, “Di antara balasan kebaikan adalah kebaikan selanjutnya dan di antara balasan kejelekan adalah kejelekan selanjutnya.” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 7: 583).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Berarti tanda amalan Ramadhan kita diterima adalah menjadi lebih baik selepas Ramadhan atau minimal menjaga kebaikan yang telah ada. Contoh kebaikan yang dilakukan setelah Ramadhan adalah puasa Syawal. Tanda amalan kita di bulan Ramadhan tidak diterima adalah setelah Ramadhan tidak lagi ada kebaikan, bahkan sampai meninggalkan kewajiban seperti kewajiban shalat lima waktu.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Luasnya Rahmat Allah
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalau seandainya seorang mukmin mengetahui segala bentuk hukuman yang ada di sisi Allah niscaya tidak akan ada seorang pun yang masih berhasrat untuk mendapatkan surga-Nya. Dan kalau seandainya seorang kafir mengetahui segala bentuk rahmat yang ada di sisi Allah niscaya tidak akan ada seorang pun yang berputus asa untuk meraih surga-Nya.” (HR. Bukhari no. 6469 dan Muslim no. 2755).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dari Abu Musa radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla membentangkan tangan-Nya di malam hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa di siang hari, dan Allah membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat dosa di malam hari, sampai tiba saatnya matahari terbit dari arah tenggelamnya.” (HR. Muslim no. 2759).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Saudaraku, kalau rahmat Allah sedemikian luas, maka janganlah kita berputus asa dari menggapainya. Namun, hal itu bukan berarti kita boleh merasa aman dari siksaan-Nya, karena tidak ada yang merasa aman dari siksaan Allah kecuali orang-orang yang merugi.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
Inilah Manfaat Mencari Nafkah Dalam Islam
Ingat, mencari nafkah itu berpahala.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk satu orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu maka pahalanya lebih besar (dari amalan kebaikan yang disebutkan tadi).” (HR. Muslim no. 995).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Imam Ahmad pernah ditanyakan mengenai seseorang yang kerjaannya hanya duduk di rumah atau di masjid. Orang yang duduk-duduk tersebut pernah berkata, ”Aku tidak mengerjakan apa-apa. Rezekiku pasti akan datang sendiri.”
Imam Ahmad lantas mengatakan, ”Orang ini sungguh bodoh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri telah bersabda, “Allah menjadikan rezekiku di bawah bayangan tombakku.”(HR. Ahmad, dari Ibnu ‘Umar).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Seandainya kalian betul-betul bertawakal pada Allah, sungguh Allah akan memberikan kalian rezeki sebagaimana burung mendapatkan rezeki. Burung tersebut pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan kenyang.”
Disebutkan dalam hadis ini bahwa burung tersebut pergi pada waktu pagi dan kembali pada waktu sore dalam rangka mencari rezeki. Para sahabat pun berdagang. Mereka pun mengolah kurma. Yang patut dijadikan qudwah (teladan) adalah mereka (yaitu para sahabat).” (Fath Al-Bari, 11:305).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ayo kerja, jangan jadi pengangguran!
Inilah Sifat Dajjal
Dari ‘Abdullah bin Umar, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ketika aku tidur, aku bermimpi thawaf di kakbah, tak tahunya ada seseorang yang rambutnya lurus, kepalanya meneteskan atau mengalirkan air. Maka saya bertanya, ‘Siapakah ini?‘. Mereka mengatakan, ‘Ini Isa bin Maryam’. Kemudian aku menoleh, tak tahunya ada seseorang yang berbadan besar, warnanya kemerah-merahan, rambutnya keriting, matanya buta sebelah kanan, seolah-olah matanya anggur yang menjorok. Mereka menjelaskan, ‘Sedang ini adalah Dajjal. Manusia yang paling mirip dengannya adalah Ibnu Qaththan, laki-laki dari bani Khuza’ah.’” (HR. Bukhari no. 7128 dan Muslim no. 171).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam hadis juga diceritakan mengenai Dajjal bahwa ia tidak memiliki keturunan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dajjal itu mandul.” (HR. Muslim no. 2927).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Demikian penjelasan ringkas mengenai Dajjal dari beberapa hadis, terkhusus mengenai ciri-ciri Dajjal. Jika tidak ditemukan ciri-ciri demikian, maka tidak bisa disebut Dajjal Akbar yang akan muncul menjelang hari kiamat.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Inilah Hikmah Dan Waktu Penuaian Zakat Fitrah
Apa hikmah di akhir Ramadhan kita harus menunaikan zakat fitrah? Lalu kapan batasan waktu penunaian zakat fitrah? Bagaimana jika penunaiannya setelah shalat ‘ied.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Beberapa faedah dari hadis dalam gambar di atas dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tadi. Silakan disimak baik-baik.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1. Hadis tersebut menunjukkan hikmah penunaian zakat fitrah. Ada dua hikmah besar yang telah disebutkan dalam hadis:
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
a) berkaitan dengan orang yang puasa; yaitu untuk menyucikan orang yang berpuasa atas kekurangan yang ia lakukan ketika puasa dari hal laghwu. Laghwu yang dimaksud adalah perkataan atau perbuatan yang sia-sia (tidak berfaedah), yang tidak ada manfaat bagi dunia dan akhirat, baik yang dilakukan adalah perbuatan yang makruh dan mubah seperti mengejek, bergurau, dan berlebihan dalam melampiaskan syahwat.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
b) berkaitan dengan masyarakat; di mana zakat fitrah bermanfaat untuk memberi makan orang miskin. Dengan memberi makan ini maka ada timbul kasih sayang terhadap sesama dan saling membahagiakan lainnya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2. Waktu pembayaran zakat itu ada dua macam:
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
a) Waktu utama (afdhol) yaitu mulai dari terbit fajar pada hari Idul fithri hingga dekat waktu pelaksanaan shalat ‘ied.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
b) Waktu yang dibolehkan yaitu satu atau dua hari sebelum ‘ied sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Ibnu Umar. (Fatawal Aqidah wa Arkanil Islam, 640 & Minhajul Muslim, 231).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga dengan mengetahui hal ini, menjadikan kita semangat untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah, mengingat keutamaannya yang sangat banyak.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
Inilah 5 Manfaat Puasa Syawal
Mengenai keutamaan puasa sunnah Syawal telah kami bahas pada posting sebelumnya, namun masih banyak pertanyaan tentang apa saja faedah melakukan puasa sunnah Syawal tersebut.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Coba perhatikanlah perkataan Ibnu Rajab berikut, ”Barangsiapa melakukan dan menyelesaikan suatu ketaaatan, maka di antara tanda diterimanya amalan tersebut adalah dimudahkan untuk melakukan amalan ketaatan lainnya. Dan di antara tanda tertolaknya suatu amalan adalah melakukan kemaksiatan setelah melakukan amalan ketaatan. Jika seseorang melakukan ketaatan setelah sebelumnya melakukan kejelekan, maka kebaikan ini akan menghapuskan kejelekan tersebut. Yang sangat bagus adalah mengikutkan ketaatan setelah melakukan ketaatan sebelumnya. Sedangkan yang paling jelek adalah melakukan kejelekan setelah sebelumnya melakukan amalan ketaatan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ingatlah bahwa satu dosa yang dilakukan setelah bertaubat lebih jelek dari 70 dosa yang dilakukan sebelum bertaubat. … Mintalah pada Allah agar diteguhkan dalam ketaatan hingga kematian menjemput. Dan mintalah perlindungan pada Allah dari hati yang terombang-ambing.” (Latho-if Al Ma’arif, hal. 399).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga Allah menerima amalan kita semua di bulan Ramadhan dan memudahkan kita untuk menyempurnakannya dengan melakukan puasa Syawal. Aamiin.
Kisah Khalifah Utsman Masuk Kedalam Surga
Kabar Tentang Kekhalifahan dan Orang-orang Yang Akan Memberontaknya
Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, Rasulullah pernah mengutus seseorang untuk memanggil Utsman. Ketika Utsman sudah datang, Rasulullah menyambut kedatangannya. Setelah kami melihat Rasulullah menyambutnya, maka salah seorang dari kami menyambut kedatangan yang lain. Dan ucapan terakhir yang disampaikan Rasulullah sambil menepuk pundak Utsman adalah “Wahai Utsman, mudah-mudahan Allah akan memakaikanmu sebuah pakaian (mengamanahimu jabatan khalifah), dan jika orang-orang munafik ingin melepaskan pakaian tersebut, jangalah engkau lepaskan sampai engkau bertemu denganku (meninggal).” Beliau mengulangi ucapan ini tiga kali. (HR. Ahmad). Dan akhirnya perjumpaan yang disabdakan Rasulullah pun terjadi. Dari Abdullah bin Umar bahwa Utsman bin Affan berbicara di hadapan khalayak, “Aku berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam di dalam mimpi, lalu beliau mengatakan, ‘Wahai Utsman, berbukalah bersama kami’.” Maka pada pagi harinya beliau berpuasa dan di hari itulah beliau terbunuh. (HR. Hakim dalam Mustadrak, 3: 103). Katsir bin ash-Shalat mendatangi Utsman bin Affan dan berkata, “Amirul mukminin, keluarlah dan duduklah di teras depan agar masyarakat melihatmu.
Jika engkau lakukan itu masyarakat akan membelamu. Utsman tertawa lalu berkata, ‘Wahai Katsir, semalam aku bermimpi seakan-akan aku berjumpa dengan Nabi Allah, Abu Bakar, dan Umar, lalu beliau bersabda, ‘Kembalilah, karena besok engkau akan berbuka bersama kami’. Kemudian Utsman berkata, ‘Demi Allah, tidaklah matahari terbenam esok hari, kecuali aku sudah menjadi penghuni akhirat’.” (Ibnu Saad dalam ath-Thabaqat, 3: 75). Demikianlah sedikit cuplikkan tentang keutamaan Utsman bin Affan yang mungkin tertutupi oleh orang-orang yang lebih senang memperhatikan aib-aibnya. Padahal aib itu sendiri adalah fitnah yang dituduhkan kepadanya. Semoga Allah meridhai Utsman bin Affan dan memasukkannya ke dalam surga yang penuh kedamaian.
Komik Islami Teori Konspirasi
Pagi-pagi ngeliat sekitaran pada basah dan becek tapi langit cerah, tanpa ngeliat juga udah paham semalem hujan dan hujan itu ada kalo mau rada mikir. Kecuali hujan dianggap konspirasi tukang jual detergen yang slogannya “berani kotor itu baik”. Bukan konspirasi elit global ga ada, tapi iseng banget tukang detergen ngebasahin rumah orang.
Komik Islami Adaptasi Suami Istri
Islam memberi banyak panduan seputar hidup berumah tangga. Untuk para suami, Allah Ta’ala berfirman: “Dan pergaulilah istrimu dengan (akhlak yang) baik. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allâh menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS.An Nisa’:19)
.
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-sebaik kamu adalah orang yang paling baik kepada istrinya.” (HR. Tirmidzi)
.
Untuk para istri, Rasul bersabda: “Wanita-wanita kalian yang menjadi penghuni surga adalah yang penuh kasih sayang, banyak anak, dan setia kepada suaminya. Bila suaminya marah, ia mendatanginya dan meletakkan tangannya di atas tangan suaminya seraya berkata, ‘Aku tidak dapat tidur nyenyak hingga engkau ridha.’” (HR. Ath Thabrani)
.
“Apabila seorang isteri mengerjakan shalat yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya (menjaga kehormatannya), dan taat kepada suaminya, niscaya ia akan masuk Surga dari pintu mana saja yang dikehendakinya.” (HR. Ibnu Hibban)
.
Andai suami istri membaca nasihat Allah dan Rasul-Nya sesuai peran masing-masing, lalu menjadikannya target pribadi yang mesti dicapai, tentu rumah tangganya akan indah sekali. Masing-masing tak sempat menuntut, karena berebut saling memberi. .
.
Masalahnya, sebagian suami menghafal isi hadits tentang kewajiban istri, dan istri menghafal hadits tentang nasihat untuk suami. Lalu, keduanya menjadikan hadits ini sebagai amunisi untuk menuntut pasangan dan saling mengkritisi. Dari situlah kemudian setan masuk dan membuat mereka berandai-andai punya pasangan hidup yang serasi.
.
Walhasil, rasa tidak puas pada pasangan berkembang menjadi rasa benci. Keduanya mungkin saling berpisah, lalu masing-masing mencari pasangan baru yang sesuai imajinasi. Sayang, realita seringkali tak sesuai ekspektasi.
.
Rasul melarang kita tergesa-gesa. Dalam hal ini, jangan sampai seperti orang yang membuang air di tangan hanya demi mengejar fatamorgana. Betapa malangnya….
























